Kaji Fenomena Gempa di Singkawang

September 5, 2011 at 14:09 Leave a comment

Singkawang – Gempa yang terjadi di Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Pontianak, baru-baru ini sangat meresahkan masyarakat. Rasa tidak percaya menggelayuti, karena telanjur sudah diklaim jauh hari, bahwa Kalbar tidak akan gempa. Apalagi didukung hasil penelitian.

“Kalau dikatakan gempa, daerah kita bukan daerah gunung berapi, Kalimantan juga bukan jalur gempa,” kata Drs H Edy R Yacoub MSi, Wakil Walikota Singkawang, ditemui Equator beberapa saat setelah gempa di Kelurahan Kuala Singkawang Barat, Rabu (24/8) lalu.

Kenyataannya, di Kota Singkawang sudah terjadi gempa, setidaknya tiga kali dalam dua hari. Kali pertama pada Selasa (23/8) sekitar pukul 08.00 dan Rabu (24/8) sekitar pukul 22.51, yang sempat bergetar dua kali dan gempa pukul 23.33.

Getaran ini masih menimbulkan spekulasi dari beberapa pihak, ada yang menyebutnya hanya getaran biasa, karena pertambangan, atau lainnya. Belakangan terakhir, barulah BMKG pusat menyebutkan kalau getaran itu memang gempa.

Menurut Edy, perlu dilakukan penelitian dan pengkajian terhadap gejala ini untuk memastikan apa yang terjadi. “Sebenarnya apa yang terjadi. Gejala ini harus ada jawabannya, karena hasil penelitian lalu sudah memastikan Kalbar ini bukan jalur gempa dan bukan daerah gunung berapi,” ucapnya.

Desakan untuk melakukan pengkajian darinya tersebut, tentunya merupakan tantangan bagi para peneliti untuk mengetahui penyebab gempa yang melanda beberapa wilayah di Kalbar.

Terlepas dari harapan Wakil Walikota Edy R Yacoub tersebut, fenomena gempa ini bukan hanya membuat masyarakat Singkawang resah. Tetapi menjadi bahan guyonan di situs-situs jejaring sosial, pesan singkat, bahkan dimanfaatkan untuk menyebarkan isu-isu yang meresahkan terkait dengan tsunami dan lainnya.

Selain itu, fenomena gempa ini juga memunculkan berbagai opini dari berbagai pihak, mulai dari politikus, birokrat, pelaku usaha, rohaniawan lainnya. Sehingga tidak mengherankan, hampir setiap acara selalu disinggung masalah gempa ini.

Bagi politikus, terdapat pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab yang sengaja menyebar isu-isu gempa untuk mengalihkan permasalahan pembangunan daerah. Bagi pejabat terkait, isu gempa ini sengaja disebarkan untuk merusak dunia pariwisata, iklim investasi, usaha, dan lainnya.

Sedangkan bagi tokoh agamawan yang selalu menceritakan masalah gempa dalam setiap pertemuan, menyebutkan manusia boleh memprediksikan, tetapi Tuhan yang punya kuasa. Kalbar yang katanya tidak akan terjadi gempa, ternyata ditunjukkan oleh Tuhan, kalau gempa juga bisa terjadi di Singkawang, itu semua peringatan buat manusia.

Advertisements

Entry filed under: Singkawang. Tags: , , , , , , .

Golkar Bantah Sponsor Aliaspar Setoran Modal Bank Kalbar Rp250 M

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d bloggers like this: