Veteran Dwikora Kecewa Perbatasan

September 4, 2011 at 15:51 Leave a comment

SENANING– Meski warga perbatasan menegaskan kecintaan pada NKRI, namun dari sisi pembangunan warga merasa belum merdeka di HUT RI-66.  Tak sedikit kekecewaan dilontarkan oleh masyarakat terkait pembangunan digaris batas. Salah satunya dari veteran Dwikora yang berjasa pada masa konfrontasi dengan Malaysia. “Kami sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah karena pembangunan diperbatasan masih jauh tertinggal,” kata H Sulaiman Bakri, ketika berada di Senaning, (17/8) lalu.Ia mengatakan, meski dari tahun ketahun perkembangan pembangunan bergerak kearah yang lebih maju, namun kemajuan pembangunan yang dimpikan sampai 66 tahun Indoenesia belum dirasakan sepenuhnya oleh warga perbatasan.


“Oleh karena itu, pemerintah harus memperhatikan masalah infrastruktur khususnya jalan sampai ke daerah terpencil diperbatasan. Karena jalan yang baik memegang peranan yang sangat penting dalam mobilisasi orang dan barang,” katanya.Sulaiman menambahkan, meski infrastruktur lain sudah bagus sementara jalannya belum baik, maka sektor lain akan mengalami gangguan.  Karena jalan memegang peranan yang sangat penting, kami meminta pemerintah memperhatikannya,” pintanya.Ia juga mengaku kecewa pada pemerintah karena perhatian pada veteran masih sangat minim. Padahal, dirinya bersama rekan lain yang berjuang sejak tahun 1964 pada masa konfrontasi sampai penumpasan PGRS-Paraku hingga usai, belum mendapatkan perhatian yang nyata.

“Bukannya kita menuntut pamrih, namun dengan janji-janji yang dilontarkan pemerintah rasanya wajar bila kami meminta perhatian. Mengingat, banyak yang belum dilaksanakan sepenuhnya,” kata dia.  Contohnya, kata Sulaiman, janji pemerintah yang akan memberikan piagam veteran usai masa pengabdian. “Bayangkan saja, dari 37 orang yang berjuang, baru 15 orang yang diangkat. Sampai banyak diantara kami yang sudah meninggal, belum diangkat sebagai veteran,” katanya.Hal yang sama juga dirasakan Pintang. Ia mengharapkan, pemerintah lebih memperhatikan para pejuang. Ia juga mengharapkan perhatian pemerintah dalam bidang pembangunan diperbatasan. “Yang tak kalang penting, semua pihak harus menjaga keutuhan NKRI,” pesan Veteran Dwikora yang telah berumur 74 tahun ini.

Advertisements

Entry filed under: Putusibau. Tags: , , , , .

Perlu di Contoh ! SMP Negeri 02 Salurkan Fitrah Waspada HIV/AIDS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d bloggers like this: