Aspal Jalan Segedong Pecah-Pecah

September 4, 2011 at 13:27 1 comment

SEGEDONGKecamatan Segedong terus berbenah dalam banyak bidang. Cukup dominan adalah bidang infrastruktur  berupa perbaikan jalan Peniti-Segedong dengan pola rabat beton menelan pagu anggaran Rp5.266.397.000. Tapi sayangnya, dalam pekerjaan terlihat kurang sekali pengawasan dilakukan.
Itu terlihat dari rabat beton yang sudah jadi banyak yang pecah-pecah. Bergelombang dan semennya lepas hingga terlihat bebatuan. Kendatipun semua itu akan menjadi mulus setelah bagian atasnya diberi aspal goreng.
Menurut Syarif Saleh, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Mempawah, infranstruktur Peniti-Segedong menggunakan dana pasca bencana Rp4 miliar. Kemudian  Rp5 miliar tambahan dari dana penguatan  infrastruktur daerah.
Dia menyayangkan, dari informasi yang diterimanya membenarkan, kalau pekerjaan rabat beton banyak yang pecah-pecah.
“Kami bersyukur betul, Jalan Peniti – Segedong bisa dibangun dengan sistem rabat beton. Tentu muncul harapan bisa tahan lama dan sepadan dengan anggaran  APBD 2011. Sayang memang, pengawas lapangan kurang, sehingga banyak pekerjaan yang terlihat pecah-pecah  sana sini. Lihat saja ketebalan aspal  goreng dan stomwal penggilas ukuran kecil. Kini rabat betonnya sudah banyak tanggal dan lepas. halnya dengan aspal goreng kena standar motor yang parkir,” terang  HM Sani warga  Kecamatan Segedong.
Kualitasnya kalah dengan pekerjaan rabat beton dan aspal goreng Desa Antibar. Perhatian pemerintah kata dia, sudah sangat wajar untuk memberikan infrastruktur yang memadai buat Segedong. Pasalnya tahun 2012 mendatang, Segedong bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Tingkat Kabupaten Mempawah. Untuk penimbunan saja, Pemda mengalokasikan anggaran APBD 2011 sebesar Rp700 juta lebih. Karena sifatnya proyek, tentu alokasi anggaran yang terserap hanya 50-60 persen saja. Itupun jika diawasi secara ketat. Jika pengawas lapangan hanya mengawasi dari meja tugas dan hanya sekali-sekali saja turun. Jangan harap, hasil penimbunan akan memadai.
Terlebih tanah merah yang digunakan, bukan jenis tanah berpasir seperti tanah merah Moton Asam ataupun Capkala. Biarpun hujan, tidak akan becek. Lapangan kantor camat yang sudah dipakai peringatan HUT RI ke 66, masih terlihat becek setelah ditimpa hujan. Padahal sudah ditimbun.
Suparjo SIP membenarkan, lapangan kantor camatnya sudah ditimbun. Bahkan, peringatan HUT Proklamasi 17 Agustus dilaksanakan di halaman itu. “Pekerjaan penimbunan dan  pembuatan barau melalui proyek. Kami hanya mengawasi. Kebetulan ada di depan mata. Yang pasti itu tugas pengawas proyek agar kualitas pekerjaan memadai,” pinta dia.  Ditemui Pontianak Post di kantor Bupati, Suparjo Camat Segedong membenarkan, pihaknya saat ini terus berbenah diri dan siap melaksanakan serta bertindak sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat kabupaten tahun 2012.

Melihat kegiatan pekerjaan jalan rabat beton Peniti-Segedong, Camat mengakui, proyek itu akan selesai sesuai batas waktu yang ditentukan. Kebetulan, pekerjaannya rabat beton,  kendatipun musim hujan pekerjaan tetap bisa dikerjakan. Dia berharap, masyarakat Segedong dan sekitarnya juga mulai sekarang mempersiapkan diri menjadi tuan rumah. bagi yang tinggal didekat jalan raya. Mulai sekarang menanam pagar hidup, jika tiba waktunya tanaman itu akan menjadi pagar yang bisa ditata. Juga bisa membuat pagar dari kayu, bambu. Yang pasti, jalur yang dilewati pinta Suparjo, musti menunjukkan adanya kemeriahan sebagai tuan rumah saat pengunjung atau tamu masuk dari peniti menuju arena MTQ.  Suparjo juga berharap, pekerjaan tak hanya selesai tepat waktu, tapi juga memperhatikan sisi kualias agar bisa tahan lama. “Tidak mungkin jalan peniti-Segedong dapat dua kali.  masih banyak kecamatan lain yang juga sama-sama membutuhkan dana untuk bangun infratstruktur,” tegasnya.

Advertisements

Entry filed under: Sei Pinyuh. Tags: , , , .

Kasus Pengeroyokan di Jalan Tani Singkawang Meriam Karbit Ala Sekadau

1 Comment Add your own

  • 1. Narto  |  February 15, 2012 at 05:32

    jalan segedong peniti jak malah dibahas segedong serok tak pernah dibahas,sampai skrg jln klw musim hujan mcm jln babi…hai pejabat2 tlg perhatikan.,

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d bloggers like this: