Gula Malaysia bukan Selundupan

February 15, 2011 at 11:35 Leave a comment

gudang gula, gula malysia, pontianak

Gudang Gula

PONTIANAK—Ketua Asosiasi pengusaha gula dan terigu (APEGTI) Kalimantan Barat Sy. Usman Djafar Al Muthahar membenarkan apa yang dikatakan oleh Gubernur Kalbar, Cornelis, Senin (7/2). Bahwa gula asal Malaysia yang berada di pasar bukanlah gula penyelundupan.
“Apa yang dikatakan Gubernur itu benar. Jadi selama ini gula Malaysia yang beredar bukan barang selundupan. Melainkan dibeli masyarakat yang berada di daerah perbatasan sebesar 600 ringgit berdasarkan atas kesepakatan border trade agreement antara Indonesia dan Malaysia tahun 1970. untuk itu DPD APEGTI Kalbar menyambut baik dan mendukung hal tersebut,” paparnya kepada Pontianak Post kemarin.
Usman, yang bergelar pangeran laksmana muda itu, menambahkan gula juga merupakan bahan pokok masyarakat. Untuk itu, demi menghindari ketahanan pangan dan pengawasan terhadap gula serta jumlah pasokan yang ada diperlukan dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kalbar.
“Kebutuhan gula di Kalimantan Barat bisa mencapai 6.720 ton/bulan untuk masyarakat yang jumlahnya lebih dari 4jutaan orang. Dengan jumlah 600 ringgit tersebut, berarti Rp1juta lebih bisa membeli gula. Itu berarti ada sekitar lima karung yang bisa didapat dari pembelian gula di Malaysia, jumlah seperti itu, berarti bukan untuk digunakan sendiri, namun untuk di jual,”kata Usman.
Usman, menambahkan ada beberapa petunjuk pelaksanaan perdagangan gula antar pulau, bertujuan untuk distribusi gula sesui dengan peruntukannya/penggunaannya. Menjaga pasokan gula tetap sesuai dengan kebutuhan.menjaga stabilitas harga pada tingkat yang wajar sehingga terjangkau oleh masyarakat konsumen. Dapat ditelusuri arus distribusi/perdagangan gula dalam rangka pemantauan dan pendataan.
“Ada beberapa mekanisme kerja yang harus dilakukan yaitu, kepala dinas perindag kabupaten/kota meminta kepada kepala dinas perindag prov setempat yang menyebutkan permintaan membutuhkan gula,” kata Usman.
Lanjut Usman, Kepala dinas perindag prov meminta PGAPT dari kab/kota untuk memenuhi kebutuhan gula berikut rekomendasi bahwa permintaan gula dapat dipenuhi sesuai dengan permintaan dengan tembusan diberikan kepada kepala dinas perindag kab/kota dan APGTI. PGAPT setelah menerima SPPGAP dari kepala dinas prindag prov menyerahkan gula kepada distributor di daerah kab/kota.

Advertisements

Entry filed under: Lainnya. Tags: , , .

Pengusaha Keluhkan Pelabuhan Stok BBM Habis, Antri Dua Jam Hanya Untuk Mendapat Bensin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d bloggers like this: