Bongkar Muatan, KMRahmatia Digeser dari Alur

February 15, 2011 at 00:21 Leave a comment

PONTIANAK–Proses evakuasi KM Rahmatia
Sentosa yang tenggelam setelah bertabrakan
dengan KM Wewah di alur pelayaran Muara
Jungkat, terus berlangsung hingga berita ini
diturunkan. Kapal pembawa semen itu masih
diupayakan digeser keluar alur pelayaran. Beban
angkutan semen yang besar, membuat proses
evakuasi harus memakan waktu lama. Posisi
kapal berada di tengah alur pelayaran, tepatnya di
Lampu Buih Lima, Jungkat. Pantauan Pontianak
Post pada hari Sabtu (12/3) hingga Minggu (13/2),
petugas dari Kantor Administrasi Pelayaran, KPLP,
Pelindo, operator kapal, penyelam, kapal tunda,
tongkang dan crane, kepanduan tengah berupaya
melakukan evakuasi.
Kepala Seksi Penjagaan dan Penyelamatan Kantor
Administrasi Pelabuhan Pontianak, Moh Adi
Ismail, menegaskan, proses evakuasi yang
dilakukan Minggu (13/2), masih membongkar
muatan KM Rahmatia Sentosa. “Kita masih tetap
bongkar muatan kapal,” kata Adi kepada
Pontianak Post, kemarin. Adi menegaskan, dalam
proses evakuasi itu melakukan pembongkaran
muatan semen di atas kapal harus dilakukan. “Itu
harus, karena beban kapal tetap harus
diringankan terlebih dahulu,” katanya lagi. Proses
evakuasi tidak stagnan. Adi menegaskan, kapal itu
akan coba digeser tadi malam. “Mungkin nanti
(tadi) malam kita mau coba geser. Sehingga alur
bisa terbuka untuk satu kapal. Sehingga nanti
secara perlahan ada kapal besar yang bisa lewat,”
ungkap Adi lagi.
Dijelaskan Kasi Gamat Adpel, proses menggeser
bangkai kapal itu dilakukan menunggu waktu
yang tepat. “Kita menunggu air pasang paling
tinggi untuk menggeser kapal. Semoga bisa
malam ini (tadi malam). Mudah-mudahan,
doakan saja,” kata Adi yang tadi malam berangkat
lagi ke lokasi. “Ini saya mau berangkat lagi,”
tambahnya. Menurut Adi, kapal tanker yang
membawa BBM, sudah ada yang sempat
dikurangi isinya oleh pertamina. “Mudah-
mudahan malam ini, karena ada yang sempat
dikurangi dan bakal masuk. Mudah-mudahan bisa
masuk, ” ungkap Adi. Sementara itu, proses 650
penumpang KM Kirana III yang terdampar
bersama puluhan kapal lain di kawasan Muara
Jungkat, sudah selesai. “Proses evakuasi sudah
selesai. Kapal itu tidak akan masuk ke Pontianak.
Karena BBM-nya juga sudah habis. Mereka tetap
menunggu sampai akhir nanti,” tuntas Adi. Titik
kapal karam itu dapat ditempuh dengan
memakan waktu sekitar 1,5 jam dari Pontianak.

Advertisements

Entry filed under: Lainnya. Tags: , , .

Vihara Bodhisatva Ramai Pengunjung Pembelian BBM Dibatasi, Harga Eceran bensin mencapai Rp 15.000,-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d bloggers like this: