Pemkot Benahi Trotoar

February 9, 2011 at 12:36 Leave a comment

REMUK:
Trotoar
depan
Pelabuhan
Jalan
Pak
Kasih
rusak
berat.
Remuknya
jalur
pejalan
kaki
tersebut,
karena
sering
utku
parker
mobil
bahkan
truk .MUJADI/
PONTIANAKPOST
PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus
melakukan penataan jalan-jalan yang ada agar
bisa berstandar internasional. “Kita sedang
menata jalan berstandar internasional. Kalau dulu
bangun jalan hanya asal ada akses saja.
Sekarang, kita sudah memikirkan bagaimana juga
untuk penyediaan trotoarnya,” kata Kepala Dinas
Pekerjaan Umum Kota Pontianak Edi Rusdi
Kamtono.Edi menjelaskan, jika jalan memiliki
lebar sembilan meter, berdasarkan Undang-
undang yang ada, itu harus memiliki trotoar.
Maka dari itu, kata Edi, saat ini pihaknya terus
melakukan pembangunan trotoar secara
bertahap.
“Sekarang ini bertahap kita bangun trotoar. Untuk
di Jalan A. Yani, kita tuntaskan tahun ini.
Anggarannya pada tahun 2011 ini sebesar Rp500
juta,” ujarnya. Ia menegaskan, dana tersebut
masih kurang. Dia berharap status Jalan A. Yani,
sebagai jalan provinsi, trotoarnya juga bisa
ditangani oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan
Barat. Untuk tahun depan, menurut Edi, juga
akan memperbaiki trotoar di Jalan KH. Ahmad
Dahlan. “Lain-lainnya kita genahkan badan jalan
dan drainase. Kalau sudah genah (jalan dan
drainase) kita lari (fokus) ke taman dan trotoar,”
ungkap Edi lagi.
Idealnya, lanjut Edi, semua jalan yang ada di Kota
Pontianak ini memiliki trotoar. Idealnya lebar
trotoar itu adalah 1,20 meter. Saat ini menurut
dia, trotoar juga sudah ada di Jalan Prof M.
Yamin, Jalan Kom Yos Sudarso. Untuk Jalan Pak
Kasih yang juga berstatus jalan nasional, Edi
mengatakan, bahwa sudah banyak trotoar yang
hancur ditabrak kendaraan. “Nanti kalau sudah
diperbaiki, akan kita tertibkan. Trotoar itu dalam
rangka penataan. Kita bertahap untuk membuat
kota ini menjadi enak dan indah,” ujarnya. Secara
umum, Edi memaparkan bahwa memang
diperlukan fasilitas lain selain untuk kendaraan
roda dua, tiga dan empat. Misalnya fasilitas untuk
pejalan kaki, yakni trotoar. Edi juga menegaskan,
trotoar di Jalan Pak Kasih, yang berstatus jalan
negara itu sudah hancur. “Karena sering ditabrak.
Nanti disana kita tertibkan,” tegasnya.
Edi mengakui secara bertahap membuat Kota
Pontianak ini menjadi enak dan indah. “Kita
mantapkan jalan yang ada,” katanya. Tahun 2011
ini juga dimulai untuk membuat marka jalan.
Kemudian, menambah beberapa fasilitas selain
trotoar, marka, misalnya rambu-rambu jalan.
Pun demikian untuk shelter terutama bagi tempat
penyeberangan anak, tempat antar jemput juga
diperhatikan. “Apalagi kita ini masuk kategori kota
layak anak. Ini masuk perhatian Pemkot
Pontianak, untuk meningkatkan pelayanan umum
dan keselamatan,” kata Edi. Ia menegaskan,
keterbatasan anggaran, membuat akselerasi tidak
secepat yang diharapkan. “Makanya, kita gandeng
pihak ketiga untuk berpartisipasi guna
mempercepat pemantapan infrastruktur,” tuntas
Edi.

Advertisements

Entry filed under: News.

Polandia Lirik Batu Bara Kalbar Bank 47 AdalahKejahatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d bloggers like this: