Tambang Emas Liar Desa Loko Digerebek

February 7, 2011 at 12:07 Leave a comment

KETAPANG- Jajaran Kepolisian Resort Ketapang belum lama ini melakukan penggerebekan areal kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Loko, Kecamatan Simpang Hulu. Razia menindaklanjuti laporan warga yang merasa dirugikan atas aktivitas illegal mining itu. Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Temangnganro menyebutkan masyarakat Desa Loko mengeluh kan adanya pencemaran Sungai Kualan oleh aktivitas PETI.

Karena sungai tersebut dijadikan warga sebagai tempat mandi, mencuci serta aktivitas lainnya. Kemudian Kepala Desa nya melaporkan itu kepada petugas di Polsek Simpang Hulu. Selanjutnya diteruskan Ke Polres Ketapang. “Sekitar 26 Januari kemarin, sekitar 12 personil bersama dengan pihak Tamben, Polsek, Serta pegawai kecamatan turun ke lokasi,” kata Temangnganro.Tetapi belum tiba di TKP, lanjut Temangnganro, nampaknya kedatangan petugas sudah ter cium oleh para pekerja. Sehingga saat di lokasi sudah tidak ada orang yang beraktifitas. Hanya mendapati kurang lebih 19 peralatan PETI. Baik itu yang masih bisa digunakan ataupun tidak.

“Kemungkinan para pekerja sudah tahu. Sehingga petugas hanya melakukan melumpuhkan dengan merusak alat-alat yang digunakan,” kata Kasatreskrim.Kegiatan PETI, lanjut Temangnganro, nampaknya sudah lama dilakukan. Karena sempat diberikan peringatan, berhenti. Tapi selang beberapa waktu beroperasi lagi. Masyarakat pun berjanji jika tidak ada tindakan tegas dari Petugas Polisi. Tempat dan peralatan yang ada akan di bakar. “Pekerja di PETI itu, kebanyakan mereka pendatang. Diantaranya dari Landak serta Sekadau. Saking jengkel nya warga, kalau Polisi tindak menindak tegas, masyarakat akan membakar tempat itu,” kata Kasatreskrim.

Temangnganro menggambar kan, lokasi PETI itu dilakukan di sepanjang Sungai Kualan.Dari Balai Bekuak, masih harus menempuh empat jam lagi untuk tiba di TKP yang berada di Desa Loko. Sehingga jarak yang jauh. Kebanyakan peralatan yang ada sifatnya di rusak agar tidak bisa beroperasi lagi. Tetapi beberapa peralatan juga diamankan diantaranya kompresor beserta selang nya, mesin sedot, genset, alat penyaring. “Saat ke TKP petugas menggunakan dua speed. Karena kalau darat  tidak bisa melihat keseluruhan area itu,” kata Kasatreskrim.

Advertisements

Entry filed under: News.

Penangkapan Kayu Tanpa Dokumen Pontianak Memiliki Potensi Penyakit Kulit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d bloggers like this: